Gangguan irama jantung atau aritmia adalah kondisi ketika detak jantung tidak teratur, bisa terlalu cepat, terlalu lambat, atau tidak beraturan. Pada awalnya, kondisi ini mungkin tidak menyebabkan gejala. Namun, aritmia yang tidak diobati dapat meningkatkan risiko komplikasi serius, termasuk stroke atau gagal jantung.
Aritmia terjadi ketika impuls listrik yang mengatur detak jantung tidak bekerja dengan benar.
Ketika aritmia belum terlalu parah, gejalanya bisa tidak dirasakan sama sekali. Namun, pada beberapa kasus, penderita dapat mengalami sensasi berdebar, pusing, lemas, atau bahkan kehilangan kesadaran.
Kenali Kelompok yang Rentan dan Lakukan Pencegahan Sejak Dini






Ablasi jantung adalah prosedur medis minimal invasif yang bertujuan untuk memperbaiki gangguan irama jantung. Prosedur ini dilakukan dengan menggunakan kateter yang dimasukkan melalui pembuluh darah menuju jantung, untuk menghancurkan atau mengisolasi jaringan penyebab aritmia.
Berbagai teknik pencitraan dan alat intervensi digunakan untuk menangani kasus yang kompleks, mengurangi risiko komplikasi, dan memperbaiki prognosis pasien.
Teknologi pencitraan seperti 3D Mapping memastikan ablasi yang presisi dan efektif.
Dibandingkan dengan prosedur bedah konvensional, ablasi memungkinkan pemulihan yang lebih singkat.
Kombinasi teknik modern seperti cryoablation mengurangi kejadian aritmia berulang.
Serahkan perawatan jantung Anda pada Aritmia Center, karena kesehatan jantung Anda adalah komitmen utama kami.
Terletak di pusat Jakarta, fasilitas kami hanya berjarak 15 menit dari Stasiun Kereta Cepat KCIC dan Bandara Halim Perdanakusuma, menyediakan akses yang mudah bagi pasien dari Jakarta maupun wilayah lain di seluruh Indonesia.
dari Stasiun Kereta Cepat KCIC & Stasiun MRT
dari Bandara Internasional Halim Perdanakusuma
dari Pintu Tol Cawang